Kitabul Libas – Perhiasan Laki-laki – Warna Pakaian

سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِىِّ بْنِ أَبِى طَالِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ لُبْسِ الْقَسِّىِّ وَالْمُعَصْفَرِ وَعَنْ تَخَتُّمِ الذَّهَبِ وَعَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ فِى الرُّكُوعِ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata; ‘Aku membaca Hadits Malik dari Nafi’ dari Ibrahim bin ‘Abdullah bin Hunain dari Bapaknya dari ‘Ali bin Abi Thalib, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang berpakaian yang dibordir (disulam) dengan sutera, memakai pakaian yang dicelup ‘ushfur, memakai cincin emas, dan membaca Al Qur’an saat ruku’.” (HR. Muslim no. 2078)

Tanaman Ushfur

dalam hadits Anas yang muttafaqun ‘alaih (dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim). Anas berkata,

نَهَى النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَنْ يَتَزَعْفَرَ الرَّجُلُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang laki-laki mencelup dengan za’faran.” (HR. Bukhari no. 5846 dan Muslim no. 2101)

Gambar tanaman zafaron

Hadits Al Baro’ bin ‘Azib, ia berkata,

نَهَانَا النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – عَنِ الْمَيَاثِرِ الْحُمْرِ وَالْقَسِّىِّ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami mengenakan ranjang (yang lembut) yang berwarna merah dan qasiy (pakaian yang bercorak sutera).” (HR. Bukhari no. 5838)

Link Download: Perhiasan Laki-laki – warna pakaian.mp3

Kitabul Libas – Perhiasan Laki-laki – Haromnya Kain Sutera Murni

Kain Sutera

Kain Sutera

سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Berikut rekaman kajian Kitabul Libas pembahasan Perhiasan Laki-laki bab Haramnya Kain Sutera Murni. Kajian dilaksanakan setiap hari Rabu pada jam 16.30 – menjelang waktu Maghrib bertempat di Masjid Abu Bakr Ash Shiddiq – Jojoran – Surabaya. Pemateri: Al Ustadz Muhammad Irfan.

Diriwayatkan dari Hudzaifah rodhiallahu’anhu, ia berkata: “Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa salam telah melarang kami makan dan minum dengan menggunakan bejana dari emas dan perak. Beliau juga melarang memakai pakaian dari sutera halus maupun kasar serta duduk di atasnya.” (HR. Al Bukhari).

 

Link Download: 04.-Perhiasan-Laki-laki—Larangan Kain sutera murni.mp3

Jazakumullahu Khoir

Kitabul Libas – Perhiasan Laki-laki – Haromnya Isbal (Kain di bawah mata kaki)

سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Jangan Isbal Yaaaa !Berikut rekaman kajian Kitabul Libas pembahasan Perhiasan Laki-laki bab Haramnya Isbal (Kain di bawah mata kaki). Kajian dilaksanakan setiap hari Rabu pada jam 16.30 – menjelang waktu Maghrib bertempat di Masjid Abu Bakr Ash Shiddiq – Jojoran – Surabaya. Pemateri: Al Ustadz Muhammad Irfan.

Dari Hudzaifah Ibn Al Yaman radhiallahu’anhu berkata: “Rasulullah sholallahu alaihi wa salam memegang tulang kering betisku atau betisnya seraya bersabda: “Inilah tempat kain sarung, jika engkau tidak mau maka lebih ke bawah lagi, jika engkau tidak mau maka tidak ada hak bagi kain sarung di kedua mata kaki.””

Artinya kedua mata kaki tidak boleh ditutupi kain sarung (pakaian, celana, sarung, gamis, jubah, dlsb).

Link Download: 03.-Perhiasan-Laki-laki—Musbil—memanjangkan-melebihi-mata-kaki.mp3

Jazakumullahu Khoir

Kitabul Libas – Perhiasan Laki-laki – Pakaian

سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Berikut rekaman kajian Kitabul Libas pembahasan Perhiasan Laki-laki bab Pakaian. Kajian dilaksanakan setiap hari Rabu pada jam 16.30 – menjelang waktu Maghrib bertempat di Masjid Abu Bakr Ash Shiddiq – Jojoran – Surabaya. Pemateri: Al Ustadz Muhammad Irfan.

Link Download: 02. Pakaian Laki-laki.mp3

Jazakumullahu Khoir